Mencari Tahu Perbedaan Baja WF dan H Beam dari Berbagai Sisi

Perbedaan Baja WF dan H Beam

Dalam pengerjaan konstruksi bangunan seringkali kita mendengar kontraktor membicarakan material konstruksi baja. Sebagian besar orang masih belum mengetahui perbedaan baja WF dan H Beam, bahkan ada yang menganggap keduanya sama saja.

Tentu jelas keliru, meskipun keduanya terbuat dari bahan baja namun ada perbedaan fungsi dan beberapa detail tertentu yang membuat keduanya material konstruksi ini bisa berbeda.

Anggap ini sebagai pengetahuan saja supaya Anda lebih paham dengan apa yang dibahas oleh tukang ketika membicarakan material baja konstruksi tersebut.

Selain itu, di dalam RAB juga biasanya jenis material ini disebutkan jadi tidak ada salahnya bukan jika mengetahui lebih lengkap perbedaan dari keduanya? Untuk mengetahui lebih lengkap silahkan simak dulu penjelasan di bawah:

4 Perbedaan Baja WF dan H Beam yang Sebaiknya Anda Ketahui

Ada beberapa hal yang membuat kedua material baja ini seringkali diperdebatkan mana yang lebih baik. Untuk mencari jawabannya langsung saja simak dan simpulkan sendiri pendapat Anda.

perbedaan baja wf dan h beam

Bentuk Fisik dan Ukuran

Perbedaan yang paling mudah untuk dilihat adalah dari segi bentuk fisik bendanya. H-Beam tampak lebih menyerupai huruf “H” di bagian ujungnya, sedangkan konstruksi baja WF tidak terlalu mirip.

Selain itu, bagian kuping pad WF cenderung lebih besar dibandingkan lebarnya. Rata-rata mempunyai ukuran dua kali lipat. Berbeda dengan H Beam yang ukuran dan tingginya sejajar dan sama.

Bagian yang cukup menarik adalah istilah dari baja ini ternyata menggambarkan fisik materialnya. WF (Wide Flange) memuat kata “Lebar”, sesuai dengan bentuk baja ini.

Selain memperhatikan istilah, perbedaan bentuk dari kedua jenis baja ini yaitu dengan melihat ukuran dan dimensinya.

Apabila dimensi antara lebar (L) dan tinggi (T) dari baja tersebut sama contoh: 150 x 150 x 200 x 200) maka bisa dipastikan itu adalah H-Beam.

Namun, apabila ukuran dari kedua bagian tersebut berbeda 150 x 75 x 5 x 7, maka itu adalah baja WF.

Perbedaan baja WF dan H Beam yang lainnya yaitu ukuran tipenya. Untuk WF bisa sampai 150 – 700, sedangkan H-Beam maksimal 100 – 350.

Perbedaan Fungsi

Tidak hanya tampilan fisiknya saja yang berbeda, tetapi dari segi fungsi juga ada perbedaanya. Dalam penggunaannya, konstruksi baja WF biasa digunakan untuk pembangunan gudang industri, kandang ternak, dan konstruksi sejenis.

Di satu sisi konstruksi H-Beam lebih banyak digunakan untuk pembangunan gedung tinggi dan bangunan dengan konstruksi yang kompleks. Setiap kontraktor pastinya sudah tahu H-Beam mempunyai daya tahan yang lebih kuat dibandingkan dengan baja WF, oleh karenanya dari segi fungsi sudah pasti berbeda.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Kembali lagi dari segi fisiknya, H-Beam dirancang mempunyai tinggi dan lebar yang sejajar dan berimbang, sedangkan WF bisa dikatakan hanya mempunyai lebar setengah dari tingginya sehingga dari segi kemampuan daya tahan kekuatannya berbeda.

Popularitas di Masyarakat

Dari segi spesifikasi dan fisik tampaknya H Beam lebih unggul, lantas kenapa masyarakat lebih familiar dengan baja WF? Alasannya cukup sederhana karena baja WF lebih ramah biaya dan bisa digunakan untuk berbagai konstruksi bangunan yang banyak dibutuhkan.

Misalnya untuk pembuatan bangunan gudang pabrik dan kandang ternak rata-rata menggunakan baja WF untuk memberikan hasil yang lebih kokoh dibandingkan baja ringan.

Namun tetap hemat budget karena tidak semahal H-Beam dari segi pengeluaran. Secara sederhana Baja WF jauh lebih populer dan banyak dipakai untuk konstruksi pabrik dibandingkan H-Beam yang dikhususkan untuk proyek tertentu saja.

Perbedaan Harga

Sudah pasti ada perbedaan antara harga baja WF dan H-Beam, dilihat dari spesifikasi dan penjelasan di poin-poin di atas lagi-lagi Wide Flange lebih unggul karena terjangkau dan masih aman untuk budget yang tersedia.

Ya, kalau bisa diestimasi untuk konstruksi baja WF biasanya para kontraktor mematok biaya mulai dari Rp27.000/kg sedangkan untuk baja H-Beam bisa 2 kali lipatnya.

Sebenarnya hal ini bukan soal mana yang lebih unggul, tetapi lebih kepada tipe konstruksi seperti apa yang dibutuhkan menyesuaikan dengan penggunaan dan juga kebutuhan.

Membandingkan perbedaan baja WF dan H Beam cukup sebagai pengenalan saja untuk material konstruksi yang biasanya digunakan dalam pelaksanaan proyek. Adapun untuk detail pemilihan tipe rangka bangunan dan persoalan teknis lainnya tetap percayakan saja kepada kontraktor yang lebih berpengalaman dan profesional ya.

Kontraktor Baja WF dan H-Beam di Bandung dan Jabodetabek

Setelah memahami perbedaan dari keduanya, tentu Anda sudah tidak bingung lagi bukan? Sebenarnya ada cara yang lebih mudah untuk mengurusi berbagai keperluan pengerjaan proyek konstruksi tanpa harus pusing memikirkan persoalan teknis.

perbedaan baja wf dan h beam kontraktor

Mitra Canopy hadir memberikan solusi yang Anda butuhkan, kami melayani pembangunan dengan konstruksi baja WF dan H-Beam yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Beberapa konstruksi yang bisa kami kerjakan antara lain seperti:

  • Pembuatan gudang dan pabrik industri
  • Pembuatan kandang kuda, kandang ayam, dan peternakan lainnya
  • Konstruksi baja untuk rumah
  • Konstruksi gedung untuk tempat futsal, bulu tangkis, showroom motor/mobil, dan bangunan sejenis
  • Dan masih banyak lagi

Material konstruksi bisa menggunakan baja WF atau H-Beam sesuai kebutuhan dan ketersediaan budget. Kami akan mengurus semua persiapan proyek mulai dari pembelian material, mengantarkannya ke lokasi, hingga pemasangan sampai beres.

Solusi yang kami sediakan adalah satu layanan untuk berbagai kebutuhan, jadi Anda tidak perlu sewa kontraktor lain untuk kebutuhan konstruksi. Tim kami akan mengurusi semuanya.

Berbagai pilihan baja WF juga tersedia ada 100, 150, 200, 250, 300, dan seterusnya kemudian untuk H-Beam juga bervariasi, lengkap material konstruksi terbaik akan kami pilihkan yang sudah SNI dengan mutu yang terjamin bagus bisa bertahan hingga bertahun-tahun.

Pertanyaan Seputar Layanan Mitra Canopy Ahli Konstruksi Baja WF dan H-Beam

Beberapa dari pembaca mungkin ingin mengetahui lebih lanjut mengenai informasi tertentu. Berikut kami rangkum persoalan yang banyak ditanyakan lengkap dengan jawabannya.

Berapa Biaya Konstruksi Baja WF dan H-Beam?

Estimasi untuk konstruksi baja WF mulai dari Rp27.000/kg, sedangkan untuk H-Beam perlu disesuaikan dulu dengan ranga konstruksinya. Biaya bersifat estimasi artinya bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.

Apakah Ada Biaya Survey dan Pengecekan Lokasi?

Tidak ada, jika Anda membangun konstruksi dengan menggunakan jasa kami maka survey lokasinya gratis bahkan untuk area luar kota sekalipun. Kami berangkat dari Bandung, jadi harap dikonfirmasi terlebih dahulu sebelum survey.

Apakah H-Beam dan Baja WF Bisa untuk Konstruksi Rumah?

Bisa, namun untuk konstruksi rumah rata-rata pakai baja WF. Sangat jarang rumah yang dibangun dengan konstruksi H-Beam karena memang fungsi utamanya adalah gedung kantor yang tinggi bertingkat.

Demikian penjelasan mengenai perbedaan baja WF dan H Beam lengkap dengan rekomendasi layanan yang bisa Anda gunakan. Semoga informasi ini bisa bermanfaat, jangan ragu untuk menghubungi kami jika ingin berkonsultasi mengenai kebutuhan konstruksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *